Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2025

Hasil Pilgub 2024 di Jawa dan Nusa Tenggara

Hasil Pilgub Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2024

Sebaran Perolehan Suara Terbanyak per Kelurahan pada Pilgub DKI Jakarta 2024

Hasil Pilgub Jawa Barat 2024

Hasil Pilgub Jawa Tengah 2024

Hasil Pilgub Jawa Timur 2024

Hasil Pilgub Banten 2024

Hasil Pilgub Bali 2024

Hasil Pilgub Nusa Tenggara Barat 2024

Hasil Pilgub Nusa Tenggara Timur 2024

 Beberapa informasi lainnya:

  • Terdapat dua gugatan hasil pilgub di Mahkamah Konstitusi, yakni dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gugatan Pilgub Jawa Tengah ditarik kembali oleh pemohon, sementara gugatan Pilgub Jawa Timur diputus tidak dapat diterima oleh MK.
  • Seluruh gubernur dan wakil gubernur terpilih di Jawa dan Nusa Tenggara, kecuali DIY, dilantik secara serentak oleh Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Februari 2025.
  • Karena tidak menyelenggarakan pilgub sesuai amanat UU Keistimewaan Yogyakarta, gubernur dan wagub DIY tidak ikut dilantik secara serentak.

Rabu, 09 Oktober 2024

Pasangan Cagub-Cawagub pada Pilkada 2024

Setelah pemilu pada Februari lalu, Indonesia akan mengadakan pesta rakyat lagi, yakni Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) pada 27 November 2024. Berbeda dengan periode 2015 hingga 2020 yang pilkadanya bertahap, pilkada kali ini akan diselenggarakan serentak nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Pilgub 2024 ini akan memilih 37 gubernur dan wakil gubernur se-Indonesia secara serentak. Hanya satu provinsi saya yang tidak menyelenggarakan pilgub karena keistimewaannya, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta.

Karena keterbatasanku, saya hanya berbagi beberapa profil pasangan cagub-cawagub di daerah yang berkesan atau menarik bagiku saja.


Cagub & Cawagub Aceh 2024

Cagub & Cawagub Sumatera Utara 2024

Cagub & Cawagub Sumatera Barat 2024

Cagub & Cawagub Riau 2024

Cagub & Cawagub Jambi 2024

Cagub & Cawagub Sumatera Selatan 2024

Cagub & Cawagub Bengkulu 2024

Cagub & Cawagub Lampung 2024

Cagub & Cawagub Kepulauan Bangka Belitung 2024

Cagub & Cawagub Kepulauan Riau 2024

Cagub & Cawagub Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2024

Cagub & Cawagub Jawa Barat 2024

Cagub & Cawagub Jawa Tengah 2024

Cagub & Cawagub Jawa Timur 2024

Cagub & Cawagub Banten 2024

Cagub & Cawagub Bali 2024

Cagub & Cawagub Kalimantan Barat 2024

Cagub & Cawagub Papua Barat 2024

Selasa, 08 Oktober 2024

Pemilu DPD 2024

Karena ketidakmampuanku membuat seluruh 38 provinsi, saya hanya membuat beberapa tabel saja yang menarik bagiku, misalnya Sumsel, DKI Jakarta, dan Kalbar karena pernah tinggal lama di provinsi ini, serta Sumbar karena satu-satunya yang yang gugatan dikabulkan MK.


Hasil Pemilu DPD di Sumbar, sebelum dan setelah PSU.

Dari 12 gugatan Pemilu DPD di MK, Sumbar mejadi satu-satunya yang dikabulkan. Tidak tanggung-tanggug, MK memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh provinsi dengan menyertakan Irman Gusman sebagai caleg. Sebelumnya, Irman Gusman sempat terdaftar dalam DCS, namun tidak diloloskan ke dalam DPT karena pernah menjadi terpidana kasus korupsi. Pasca-PSU, Irman Gusman terpilih sebagai anggota DPD, sementara Emma Yohana terpaksa harus legawa karena gagal terpilih.

Hal lain yang cukup menarik adalah rendahnya minat masyarakat dalam PSU, terlihat dari tingkat golput yang mencapai 64,35%. Jika ditotalkan, empat senator Sumbar ini mewakili 58,9% jumlah suara sah versi PSU.



Hasil Pemilu DPD-RI di Jambi

Ria Mayang Sari yang meraih suara tertinggi pada 2019 lalu, kini harus legawa di peringkat keeenam. Tiga senator petahana terpilih kembali ditambah wajah baru Ivanda Awalina, putri dari mantan Bupati Tebo Sukandar. Namun sebelum pelantikan, M. Syukur memutuskan mengundurkan diri untuk ikut Pilbup Merangin, sehingga Abu Bakar Jamalia yang dilantik. Jika ditotalkan, empat senator Jambi yang dilantik mewakili 47,8% jumlah suara sah.



Hasil Pemilu DPD di Sumsel

Sama seperti pemilu sebelumnya, seluruh kursi DPD asal Sumsel kembali diduduki seluruhnya oleh perempuan. Bedanya, Arniza Nilawati yang merupakan caleg petahana terpaksa harus tersingkir dan mengakui keunggulan Ratu Tenny Leriva, putri dari mantan gubernur Herman Deru.

Di tingkat kabupaten/kota, Ratu Tenny Leriva terunggul di enam daerah yakni, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, PALI, Pagar Alam, dan Prabumulih; kemudian Jialyka Maharani unggul di tiga daerah, yakni Banyuasin, OKI, dan Lahat; Amaliah unggul di Palembang dan Ogan Ilir; serta Eva Susanti terunggul di Musi Banyuasin dan Muara Enim. Sisa empat daerah, yakni Musi Rawa, Musi Rawas Utara, Empat Lawang, dan Lubuk Linggau diungguli oleh Yetti Oktarina.

Empat senator Sumsel terpilih jika ditotalkan suaranya, mewakili 53,5% jumlah suara sah.


Hasil Pemilu DPD di DKI Jakarta

Agak sedih melihat mantan Walikota Sylviana Murni harus tersingkir di kontestasi DPD tahun ini dan harus mengakui keunggulan dua tokoh baru, yakni Happy Djarot yang merupakan istri mantan gubernur, serta Achmad Azran. Keempat senator Jakarta ini mewakili hanya 44,0% jumlah suara sah.



Hasil Pemilu DPD di Kalbar

Satu senator petahana asal Kalbar harus tersingkir di pemilu ini, yakni mantan wagub Christiandy Sanjaya, sementara satu lagi, Sukiryanto memilih untuk maju sebagai caleg DPR-RI. Terdapat dua tokoh baru yang akan mewakili Kalbar, yakni atlet tinju Daud Yordan dan Sultan Pontianak Syarif Melvin. Dengan terpilih kembali di pemilu kali ini, Maria Goreti akan kembali mewakili Kalbar di DPD untuk kelima kalinya berturut-turut sejak 2004.

Jika dilihat dari persebaran suara per kabupaten/kota, Daud Yordan unggul di tujuh kabupaten, yakni di Bengkayang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Ketapang, dan Kayong Utara; kemudian Syarif Melvin unggul di Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah; Erlinawati unggul di Kapuas Hulu; dan Maria Goreti unggul di Landak. Sisa dua daerah lain, yakni Singkawang dan Sambas, masing-masing dimenangkan oleh Christiandy Sanjaya dan Rubaeti Erlita.

Di tingkat Kota Pontianak, kepopuleran Sultan Pontianak membuatnya meraup hingga 40,05% suara dan terunggul di hampir seluruh kelurahan. Hanya di tiga kelurahan terdapat caleg lain, yakni mantan wagub Christiandy Sanjaya yang lebih unggul, yakni di Benuamelayu Darat, Parittokaya, dan Daratsekip.

Jika dijumlahkan suaranya, empat anggota DPD terpilih dari Kalbar ini mewakili 54,6% jumlah suara sah.



Caleg dengan suara/persentase tertinggi berdasarkan hasil final pascaputusan MK



Terdapat lima caleg DPD yang sudah terpilih, namun akhirnya tidak dilantik pada 1 Oktober 2024 dan digantikan oleh caleg bersuara terbanyak berikutnya, antara lain:
  • M. Syukur dari Jambi mengundurkan diri untuk menjadi Cabup Merangin dan digantikan oleh Abu Bakar Jamalia,
  • Jihan Nurlela dari Lampung mengundurkan diri untuk menjadi Cawagub Lampung dan digantikan oleh Almira Nabila Fauzi,
  • Taj Yasin dari Jawa Tengah mengundurkan diri untuk menjadi Cawagub Jawa Tengah dan digantikan oleh Muhdi,
  • Mirati Dewaningsih dari Maluku mengundurkan diri untuk menjadi Cabup Maluku Tengah dan digantikan oleh Nono Sampono, dan
  • Regina Muabuay dari Papua karena meninggal dunia pada 17 Juni 2024 dan digantikan oleh Henock Puraro.

Sabtu, 14 September 2019

Hasil Pemilihan Presiden 2019

Hasil Pilpres 2019
Pilpres 2019 menghasilkan pasangan Joko-Ma'ruf sebagai pemenang dengan perolehan 85.607.362 (55,5%) suara. Tingkat golput pada pilpres ini menurun. Tercatat sebanyak 20,99% yang golput.

Peta Pemenang Pilpres 2019 per Provinsi
Di tingkat provinsi, pasangan Joko-Ma'ruf menang di 21 provinsi, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga menang di 13 provinsi. Kemenangan terbesar Joko-Ma'ruf ada di provinsi Bali dengan 91,7% suara, sementara kemenangan terbesar Prabowo-Sandi ada Sumatera Barat dengan 85,9% suara.

Peta Pemenang Pilpres 2019 per Kabupaten/Kota
Peta Persentase Pemenang Pilpres 2019 per Kabupaten/Kota
Di tingkat kabupaten/kota, pasangan Joko-Ma'ruf unggul di 297 kabupaten/kota, sementara Prabowo-Sandiaga unggul di 217 kabupaten/kota. Kemenangan terbesar Joko-Ma'ruf ada di lima kabupaten di Papua, masing-masing memperoleh 100% suara, yakni di Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya. Sementara kemenangan terbesar Prabowo-Sandiaga ada di Kab. Bireuen sebesar 93,2% suara, diikuti Kab. Pidie Jaya sebesar 92,4% suara.

Peta Pemenang Pilpres 2019 per Kelurahan di Kota Palembang
Di tingkat Kota Palembang, Prabowo-Sandiaga unggul dengan perolehan 559.422 (61,5%) suara, sementara Joko-Ma'ruf memperoleh 350.539 (38,5%) suara. Prabowo-Sandiaga unggul di 97 kelurahan dengan kemenangan terbesar di Kel. Komperta sebesar 81,0% suara, sementara Joko-Ma'ruf unggul di sepuluh kelurahan dengan kemenangan terbesar di Kel. Kepandean-Baru dengan perolehan 85,4% suara. Tingkat golput di Kota Palembang sebesar 19,1% suara.

Peta Pemenang Pilpres 2019 per Kelurahan di DKI Jakarta
Di tingkat DKI Jakarta, Joko-Ma'ruf menang dengan perolehan 3.279.547 (51,7%) suara dan unggul di 132 kelurahan, sementara Prabowo-Sandiaga memperoleh 3.066.137 (48,3%) suara dan unggul di 135 kelurahan. Kemenangan terbesar Joko-Ma'ruf ada di Kel. Glodok dengan perolehan 90,45% suara, sementara kemenangan terbesar Prabowo-Sandiaga ada di Kel. Sukabumi Utara dengan 70,03% suara. Golput di DKI Jakarta tercatat sebesar 20,8%.

Peta Pemenang Pilpres 2019 per Kelurahan di Kota Pontianak
Di tingkat Kota Pontianak, Prabowo-Sandi menang dengan perolehan 237.301 (64,0%) suara, sementara Joko-Ma'ruf memperoleh 133.484 (36,0%) suara. Prabowo-Sandi unggul di 24 kelurahan dengan kemenangan terbesar di Kel. Tambelansampit dengan perolehan 84,9% suara, sementara Joko-Ma'ruf menang di lima kelurahan dengan kemenangan terbesar di Kel. Benuamelayu Darat sebesar 78,78% suara. Tingkat golput di Kota Pontianak sebesar 21,8%.

Jumat, 22 Maret 2019

Daftar Caleg DPR-RI Dapil DKI Jakarta II

Meskipun saya tak pernah resmi menjadi warga Jakarta, Dapil DKI Jakarta II mendapat sedikit perhatian dari saya. Hal ini dikarenakan saya sempat tinggal dan kerja di Jakarta Pusat selama kurang lebih 3 tahun. Ditambah lagi DKI Jakarta II juga menaungi pemilih yang berada di luar negeri. Saya juga sempat bersekolah dan menjadi TKI di luar negeri selama kurang lebih 5 tahun. Bahkan, saya juga pernah mencoblos di luar negeri pada saat Pilpres 2004 lalu.

Berikut ini daftar 105 Caleg DPR-RI yang bertanding menduduku 7 kursi untuk Dapil DKI Jakarta II yang akan mewakili warga di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan di Luar Negeri.


Sabtu, 06 Mei 2017

Taman Mini "Indonesia Indah" (Bagian 3 - Museum)

Keunikan lain dari TMII adalah banyaknya museum dengan beragam tema yang tersebar di kawasan ini, dari ujung barat hingga ujung timur. Pada 11 Maret kemarin, saya hanya sempat mengunjungi tiga museum. Berikut ini foto-fotonya.


Museum Olahraga Nasional

Singkatnya, museum ini berisikan tentang olahraga yang ada di Indonesia, dari sejarah, jenis-jenis olahraga, hingga perhelatan berbagai ajang olahraga di Indonesia, termasuk prestasi Indonesia dalam ajang olahraga internasional. Ini merupakan kunjungan kedua saya ke museum ini. Dibandingkan sebelumnya, interior museum ini kini jauh lebih cantik dan lebih apik.

Bangunan Museum Olahraga Nasional yang berbentuk bola sepak.
Prasasti Peresmian Museum Olahraga oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1989.
Prasasti Peresmian Revitalisasi Museum Olahraga Nasional oleh Menpora Roy Suryo Notodiprojo pada 11 September 2014.
Ruang Pertama saat Masuk Museum. Tampak ada patung atlet lompat indah.
Ruang tentang Jenis-Jenis Olahraga.
Di Dalam Museum Olahraga Nasional.
Patung Orang Membawa Obor Api.
Koleksi Piala dan Medali yang Dimenangkan Atlet Indonesia di Ajang Olahraga Internasional.
Karcis Masuk Museum Olahraga Nasional Seharga Rp5.000.
Saya dan teman saya masing-masing mendapatkan desain karcis yang berbeda. Semoga keduanya ini sama-sama resmi, bukan dipalsukan oknum tak bertanggungjawab.


Museum Minyak dan Gas Bumi "Graha Widya Patra"

Museum yang berbentuk seperti tangki dan kilang minyak ini menampilkan sejarah penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia beserta pemanfaatannya. Museumnya juga kini sudah ber-AC, tidak lagi seperti dulu. Sayangnya, dari tiga bangunan yang tampak dari luar, hanya satu saja yang difungsikan, sisanya ditutup dengan alasan sedang renovasi. Padahal saat berkunjung ke sini beberapa tahun yang lalu juga sama. Namun, yang paling kuapresiasi adalah ditawarin untuk menonton video tentang mintak bumi di ruang teater, meskipun kami hanya berdua. Biasanya, kalau di museum lain yang punya fasilitas teater, video hanya diputar khusus tamu rombongan, bukan perorangan. Secara umum, tarif masuk yang sudah dinaikkan cukup sebanding dengan peningkatan fasilitasnya.

Jalan Masuk Menuju Museum.
Prasasti Peresmian Museum "Graha Widya Patra" oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1989.
Ruang tentang Pemanfaatan dan Hasil Pengolahan Minyak Bumi.
Ruang tentang Sejarah Penambangan Minyak.
Ruang tentang Penambangan Minyak Bumi.
Sejarah Gagasan Pembangunan Museum.
Diorama Eksplorasi Minyak Bumi.
Karcis Masuk Museum Seharga Rp15.000.
Desain karcisnya agak unik karena bentuknya yang memanjang dan menggunakan kertas jenis art paper, Bukan HVS. 
Brosur Keterangan tentang Museum Minyak dan Gas Bumi.
Brosur Keterangan tentang Museum Minyak dan Gas Bumi.
Brosur tentang Petrokima.
Brosur tentang Petrokimia.


Museum Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta

Nama museumnya cukup panjang, kurang sebanding dengan luasnya yang sangat kecil. Namun karena gratis, tak sepantasnya pula kita masih komplain. Museum ini berisikan foto-foto sejarah pemadam kebakaran di Jakarta, serta peralatan pemadam kebakaran zaman dulu. Sayangnya, peta TMII tidak mencantumkan keberadaan museum ini, sehingga kurang dikenal orang, apalagi lokasinya agak di sudut dan tidak mencolok. Dari luar, orang awam bakal mengira ini hanya pos pemadam kebakaran, tanpa mengetahui ada museumnya. Meskipun kecil, museum ini cukup rapi dan rapat dalam meletakkan koleksinya. AC-nya juga dingin, jadi lumayan buat ngadem gratis kalau lagi kepanasan di luar, sambil menambah wawasan kita tentang pemadam kebakaran.

Pintu Masuk Museum Damkar.
Prasasti Peresmian Museum Damkar oleh Wagub DKI Jakarta Drs. H. Djarot Saiful Hidayat pada 1 Maret 2015.
Koleksi di Dalam Museum Damkar.
Koleksi Pakaian dan Motor Dinas Pemadam Kebakaran.